promise less or do more
alittlechit chat
Profile


BlogEntries
» September 21, 2015 / -1:00 AM
Dari Sudut Kedai Kopi Kesukaan

Hari ini akhirnya kembali mampir ke kedai kopi kesukaan. Saat baru menggeser pintu masuk, seseorang di dalam ruangan langsung menyapa.

"Halo! Kok baru mampir lagi?"

Sudah 2 bulan tidak datang kesana. Ternyata masih sama semuanya. Kecuali kini lebih sesak dengan orang-orang yang memenuhi tempat. Berbeda dengan saat pertama kali kesana. Sepi.

"Tunggu. Karena udah lama nggak pesen jadi lupa. Latte-nya panas atau dingin?"

Tidak lama setelah duduk di satu-satunya kursi kosong, secangkir cafe latte panas hadir di meja bersama sepotong kue. Latte art-nya cantik, padahal tanpa latte art-pun tidak menjadi masalah.

"Bulan ini pakai blend Sumedang-Ciwidey. Perbandingannya 30:70. Gimana? Enak?"

Walaupun lebih suka kopi yang berasal dari satu tempat, tapi rasa ini masih sama seperti saat pertama kali datang. Manis, meski tanpa gula.

"Tumben sendirian aja."

Terakhir duduk di tempat ini karena ada pembicaraan penting mendadak bersama rekan kerja. Tapi sendiri disini tidak menjadi asing. Pertama kali kesini pun sendirian demi secangkir kopi.

"Iya nih, hari ini mejanya penuh dari siang. Sampe pusing."

Baru 15 menit disini, beberapa orang sudah meninggalkan mejanya. Beberapa tamu ada yang mengelilingi bar karena penasaran dengan cara membuat kopi. Sedangkan di meja lain ada yang hanya sekedar berbincang sambil memegang gawai masing-masing.

     Saya?

Saya hanya menikmati sore dengan ditemani dengan segelas kopi. Cangkir yang berisi Cafe Latte telah berganti dengan segelas Cold Brew yang diberi beberapa balok es batu.

Satu jam berlalu, gelas yang berisi Cold Brew telah berganti dengan segelas air dingin yang disediakan gratis. Satu piring Mushroom Quiche hangat menemani gelas yang sendirian. Keheningan mulai mengisi tempat.

"Jadi, rencana selanjutnya gimana? Mau diseriusin?"

Saya tidak lagi sendiri. Rekan kerja tiba-tiba hadir bersama kekasihnya dan membicarakan banyak hal. Hanya kami dan pemilik tempat yang berada di satu ruangan itu. Suasana inilah yang saya rindukan.

Ia kosong, namun tetap hangat. Karena itulah kedai kopi kesukaan.




 Kalau ingin kesini, kabari saya. I'll treat you a cup of coffee.

Labels: ,


▲ Back to top


Recents

  • Menutup Jendela
  • A Long Vacation
  • Memory Lane
  • Kotak Kenangan
  • Rutinitas
  • 0
  • Terlewati
  • Cephalalgia
  • The Right Time
  • W-08

  • Archives

    January 2009
    February 2009
    April 2009
    May 2009
    June 2009
    July 2009
    August 2009
    September 2009
    October 2009
    November 2009
    December 2009
    January 2010
    February 2010
    March 2010
    April 2010
    May 2010
    June 2010
    July 2010
    October 2010
    November 2010
    December 2010
    January 2011
    May 2011
    August 2011
    October 2011
    November 2011
    December 2011
    January 2012
    February 2012
    March 2012
    April 2012
    May 2012
    June 2012
    July 2012
    September 2012
    October 2012
    December 2012
    January 2013
    March 2013
    April 2013
    May 2013
    June 2013
    July 2013
    August 2013
    October 2013
    November 2013
    December 2013
    January 2014
    February 2014
    March 2014
    April 2014
    May 2014
    June 2014
    July 2014
    August 2014
    September 2014
    October 2014
    November 2014
    December 2014
    January 2015
    February 2015
    March 2015
    April 2015
    May 2015
    June 2015
    August 2015
    September 2015
    October 2015
    November 2015
    December 2015
    January 2016

    Rights Reserved © 16thday